Agus Wibowo Tawarkan Secangkir Kopi Merawat Bumi, Kawasan Perdesaan Margomarem Garung Peroleh Banyak Dukungan Membangun Konservasi Berbasis Ekonomi

    Agus Wibowo Tawarkan Secangkir Kopi Merawat Bumi, Kawasan Perdesaan Margomarem Garung Peroleh Banyak Dukungan Membangun Konservasi Berbasis Ekonomi
    Wonosobo, - Kecamatan Garung yang merupakan bagian dari Kawasan Dieng  berulangkali memberikan tanda peringatan bahwa bumi harus segera diselamatkan.

    Wonosobo, - Kecamatan Garung yang merupakan bagian dari Kawasan Dieng  berulangkali memberikan tanda peringatan bahwa bumi harus segera diselamatkan.

    "Untuk itu, kawasan perdesaan Margomarem ini layak dijadikan wilayah garapan bersama untuk mengatasi permasalahan lingkungan, ungkap Subiyantoro, Camat Garung saat membuka kegiatan Diskusi dan Ngopi Bersama bertajuk Membangun Konservasi Berbasis Ekonomi, Secangkir Kopi Merawat Bumi, Jumat (01/04), di komplek Kantor Desa Larangan Lor, Garung.

    WARTAHAJI.COM
    market.biz.id WARTAHAJI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Saya mendorong wilayah Garung yang dimulai dengan kawasan Margomarem ini menjadi wilayah garapan bersama untuk mengatasi permasalahan lingkungan, ” ungkapnya.

    Lebih lanjut Subiyantoro menjelaskan, kawasan Margomarem ini mulai diinisiasi tahun 2018 dengan melibatkan Desa Maron, Tlogo, Mlandi, Larangan Lor, dan Menjer, yang merupakan kawasan perdesaan di Kecamatan Garung.

    OPINIPUBLIK.ID
    market.biz.id OPINIPUBLIK.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Saat ini Badan Kerjasama Antar Desa bekerja sama dengan Kelompok Konservasi ABDI BUMI, LPTP Surakarta dan PT. Tirta Investama Wonosobo berinisiatif untuk menggagas konsep konservasi berbasis ekonomi di wilayah Margomarem, yang diawali melalui kegiatan diskusi dan  penanaman pohon bersama untuk menyelamatkan lingkungan di Kawasan Perdesaan Margomarem, sekaligus mengkampanyekan model Konservasi Berbasis Ekonomi kepada masyarakat. 

    Hadir sebagai narasumber pada diskusi tersebut, Kepala Disparbud Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo,   Kepala Kantor Pertanahan Wonosobo Siyamto, dan Kabid Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Provinsi Jateng Siti Aisyah. 

    Doppio espresso shot ganda
    market.biz.id Doppio espresso shot ganda
    16% Rp 7.300
    Beli sekarang!

    Agus Wibowo menjelaskan, Disparbud telah melakukan intervensi terhadap pemetaan  potensi pengembangan wisata wilayah Margomarem sejak tahun 2021 dengan program PHJD dan nantinya siap mendukung konservasi berbasis ekonomi dengan menajamkan peta potensi kawasan Margomarem yang sudah ada menjadi konsep DED ecotourism yang berkelanjutan.

    "Saya mendorong desa-desa di kawasan Margomarem bisa membangun konservasi berbasis ekonomi melalui isu wisata berkelanjutan dan bisa memiliki atraksi destinasi yang unik dan beda antar desa, ” imbuh Agus.

    Nasi Goreng Campur
    market.biz.id Nasi Goreng Campur
    60% Rp 3.000
    Beli sekarang!

    Senada dengan Agus, Kepala Kantor Pertanahan Wonosobo Siyamto menyampaikan, Kantor Pertanahan Wonosobo sudah mengenal kawasan ini sejak lama, pada saat bergerak melakukan Reforma Agraria melalui penataan aset desa, pihaknya siap mendukung dengan program lanjutan.

    Sementara itu, Kabid Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Provinsi Jateng Siti Aisyah menegaskan, BPN berkomitmen akan mendukung kawasan Margomarem melalui program Akses Reforma Agraria (ARA.

    REPORTER.CO.ID
    market.biz.id REPORTER.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Kami akan tetap berkomitmen penuh dan mendukung kawasan Margomarem dengan melanjutkan program reforma agraria melalui program Akses Reforma Agraria (ARA) yang secara konkrit melalui program pemberdayaan yang akan diawali dengan kegiatan pemetaan sosial dengan sasaran awal 200 Kepala Keluarga, ” kata Siti Aisyah.

    Bupati Wonosobo, Afif Nur Hidayat, yang berkesempatan hadir pada diskusi sesi kedua mengapresiasi atas inisiasi aksi menjaga alam yang mutlak harus dilakukan di Wonosobo.

    “Konservasi Berbasis Ekonomi Secangkir Kopi Merawat Bumi ini merupakan inisiasi awal yang akan berpotensi menjadi rujukan bagi desa-desa lainnya di Wonosobo dalam membangun konsep konservasi berbasis ekonomi, tantangan konservasi saat ini adalah bagaimana upaya ini juga memberikan nilai manfaat ekonomi bagi masyarakat, saya berharap konsep ini segera dimatangkan dan segera direalisasikan, dan saya mendorong ini menjadi tanggung jawab yang dipikul bersama-sama oleh seluruh pihak, baik itu pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pegiat lingkungan, masyarakat, akademisi, swasta san stakeholder lainnya, ” pintanya.

    Diskusi yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini juga dibarengi dengan aksi penanaman pohon kopi sebagai wujud mengawali inisasi konservasi berbasis ekonomi di kawasan Margomarem. (DONI R - DISKOMINFO KAB WONOSOBO)

    Publikjakarta.com

    Publikjakarta.com

    Artikel Sebelumnya

    Dian Lestari: G20 Dorong Peningkatan Instrumen...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Agung widodo verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 7

    Postingan Tahun ini: 17

    Registered: May 4, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 4

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Apr 25, 2022

    Lukman Hakim

    Lukman Hakim verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 15

    Registered: Jul 10, 2020

    Wahyudi Arief

    Wahyudi Arief verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Jul 6, 2021

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Tiga Suku Besar di Rendu Butowe Tanggapi Desakan IPW atas Pengakuan Fiksi Theus Bui
    Munas di Blitar, LGP Dorong PDI-Perjuangan Rekomendasi Ganjar-Puan Maju Capres dan Cawapres
    Presiden RI Jokowi: Jangan Ada Tanah Telantar, Tanami Tanaman Pangan
    Saat Launching Buku Loper Koran Jadi Jenderal, Kasad: Keberhasilan Harus Diperjuangkan

    Rekomendasi

    Presiden Jokowi dan PM Modi Bahas Penguatan Kerja Sama Pangan
    Kiprah Letkol Arh. Syarief SB Sulap Yonarhanud 10/ABC Jadi Satuan Modern
    Presiden Jokowi: G7 dan G20 Harus Segera Atasi Krisis Pangan
    Disinyalir Gelapkan Uang Nasabah, Koperasi GACI dan PT FSA Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya
    Klaim Kematian Suami Diduga Tidak Dibayar PT PDIL,  Molly Situwanda Minta Keadilan Hukum Kepada Presiden Jokowi 

    Ikuti Kami