Rano Al Fath Minta Kejati Tindaklanjuti Kasus Tipikor di Riau

    Rano Al Fath Minta Kejati Tindaklanjuti Kasus Tipikor di Riau
    Anggota Komisi III DPR RI Moh. Rano Al Fath

    PEKANBARU - Anggota Komisi III DPR RI Moh. Rano Al Fath minta Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau untuk menindaklanjuti jumlah kasus yang ada di Riau, termasuk kasus-kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang belum selesai. Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kasus-kasus yang penanganannya menggantung dan perlu diselesaikan Kejati Riau.

    “Banyak kasus-kasus yang menggantung dan perlu diselesaikan kawan-kawan Kejaksaan dengan harapan bisa diselesaikan kasus-kasus korupsinya itu, ” ujar Rano di sela-sela mengikuti kunjungan kerja reses Komisi III DPR RI ke Pekanbaru, Riau, Jumat (15/4/2022). Dalam kesempatan tersebut, Kejati Riau menyampaikan permasalahan yang terjadi di Riau, salah satunya kasus korupsi.

    Black Coffee
    market.biz.id Black Coffee
    18% Rp 4.500
    Beli sekarang!

    Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, jika dikaitkan pada penambahan pendapatan negara, Komisi III DPR RI meminta Kejati Riau untuk mengawasi sektor sektor yang berpotensi dalam penambahan pendapatan negara itu.

    “(Sektor) di sini kan kelapa sawit terbesar, terus ada minyak, ada emas. Nah ini kan sektor-sektor sumber daya alam yang harus diawasi agar meningkatkan pendapatan negara, ” saran Rano.

    Legislator dapil Banten III ini menegaskan, Komisi III DPR RI selalu melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung maupun kejaksaan di daerah untuk penguatan kelembagaan. Terlebih dengan adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021, menurut Rano membuat posisi Kejaksaan semakin kuat dalam menangani tipikor.

    “Nah Kejaksaan ini sekarang sudah banyak peran di situ. Makanya mereka membuat satgas-satgas. (Mulai dari) satgas pangan, satgas mafia tanah, satgas sumber daya alam, misalnya. Nah ini untuk, kayak bagian pelabuhan, ini untuk mengurangi kebocoran-kebocoran yang ada di masing-masing sektor itu. Nah dengan harapan, kalau mengurangi kebocoran, maka pendapatan negara akan naik, ” pungkasnya. (hal/sf)

    Moh. Rano Al Fath DPR RI KOMISI III PKB
    Publikjakarta.com

    Publikjakarta.com

    Artikel Sebelumnya

    Ferdiansyah Minta Ketegasan Pemerintah Soal...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Agung widodo verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 7

    Postingan Tahun ini: 17

    Registered: May 4, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 4

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Apr 25, 2022

    Lukman Hakim

    Lukman Hakim verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 15

    Registered: Jul 10, 2020

    Wahyudi Arief

    Wahyudi Arief verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Jul 6, 2021

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Munas di Blitar, LGP Dorong PDI-Perjuangan Rekomendasi Ganjar-Puan Maju Capres dan Cawapres
    Tiga Suku Besar di Rendu Butowe Tanggapi Desakan IPW atas Pengakuan Fiksi Theus Bui
    Presiden RI Jokowi: Jangan Ada Tanah Telantar, Tanami Tanaman Pangan
    Saat Launching Buku Loper Koran Jadi Jenderal, Kasad: Keberhasilan Harus Diperjuangkan

    Rekomendasi

    Presiden Jokowi dan PM Modi Bahas Penguatan Kerja Sama Pangan
    Kiprah Letkol Arh. Syarief SB Sulap Yonarhanud 10/ABC Jadi Satuan Modern
    Presiden Jokowi: G7 dan G20 Harus Segera Atasi Krisis Pangan
    Disinyalir Gelapkan Uang Nasabah, Koperasi GACI dan PT FSA Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya
    Klaim Kematian Suami Diduga Tidak Dibayar PT PDIL,  Molly Situwanda Minta Keadilan Hukum Kepada Presiden Jokowi 

    Ikuti Kami