Bagus Mahendra Minta Kejelasan Koordinasi STIA LAN Makassar-KemenpanRB Guna Pembiayaan Operasional Institusi

    Bagus Mahendra Minta Kejelasan Koordinasi STIA LAN Makassar-KemenpanRB Guna Pembiayaan Operasional Institusi
    Anggota Komisi II DPR RI A.A Bagus Mahendra Putra

    MAKASAR - Anggota Komisi II DPR RI A.A Bagus Mahendra Putra meminta kejelasan koordinasi antara Politeknik STIA LAN Makassar dengan kementerian yang menaunginya, yaitu Kemenpan-RB, guna peningkatan pembiayaan operasional institusi pendidikan tersebut. Menurut Bagus, seharusnya ada kebijakan kerja sama antara Kemenpan-RB dengan Kemendikbudristek yang mewajibkan para PNS untuk menempuh pendidikan jika ingin pengembangan karier.

    “Ini bisa jadi solusi. Sehingga, kewenangan dari kementerian itu bisa jadi potensi LAN untuk menarik keuangan itu, ” ujar Bagus saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) Komisi II DPR RI ke STIA LAN Makassar, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/3/2022).

    Black Coffee
    market.biz.id Black Coffee
    18% Rp 4.500
    Beli sekarang!

    Menurut informasi yang diterimanya, sejak berdiri pada tahun 1999, STIA LAN Makassar belum pernah sedikit pun mendapatkan mandatory spending 20 persen anggaran fungsi pendidikan yang berasal dari APBN. Hal ini kian dipersulit karena sejak 2018, status institusi pendidikan ini berubah dari sekolah tinggi menjadi politeknik, dan menjadi terbuka untuk umum tidak sebatas untuk para PNS dan aparatur negara saja.

    “Karena LAN ini mempunyai spesifikasi yang khusus. Dari kekhususan ini, saya rasa ini bisa menjadi satu potensi yang besar untuk memecahkan masalah (anggaran) yang ada. Apakah komunikasi (dengan KemenpanRB) ini pernah ada?” tanya Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.

    Terakhir, ia mengusulkan agar ada pertimbangan kenaikan uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) perkuliahan. Terlebih, bagi PNS yang mengambil perkuliahan di tempat tersebut. "Apakah upaya ini tidak bisa kita lakukan sehingga menambah operasional demi meningkatkan akreditasi LAN itu sendiri?” tanyanya. (rdn/sf)

    A.A Bagus Mahendra Putra DPR RI KOMISI II GOLKAR
    Publikjakarta.com

    Publikjakarta.com

    Artikel Sebelumnya

    Pelaku Usaha Sektor Pertanian, Yusuf Setiawan:...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Agung widodo verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 7

    Postingan Tahun ini: 17

    Registered: May 4, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 4

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Apr 25, 2022

    Lukman Hakim

    Lukman Hakim verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 15

    Registered: Jul 10, 2020

    Wahyudi Arief

    Wahyudi Arief verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Jul 6, 2021

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Munas di Blitar, LGP Dorong PDI-Perjuangan Rekomendasi Ganjar-Puan Maju Capres dan Cawapres
    Tiga Suku Besar di Rendu Butowe Tanggapi Desakan IPW atas Pengakuan Fiksi Theus Bui
    Presiden RI Jokowi: Jangan Ada Tanah Telantar, Tanami Tanaman Pangan
    Saat Launching Buku Loper Koran Jadi Jenderal, Kasad: Keberhasilan Harus Diperjuangkan

    Rekomendasi

    Presiden Jokowi dan PM Modi Bahas Penguatan Kerja Sama Pangan
    Kiprah Letkol Arh. Syarief SB Sulap Yonarhanud 10/ABC Jadi Satuan Modern
    Presiden Jokowi: G7 dan G20 Harus Segera Atasi Krisis Pangan
    Disinyalir Gelapkan Uang Nasabah, Koperasi GACI dan PT FSA Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya
    Klaim Kematian Suami Diduga Tidak Dibayar PT PDIL,  Molly Situwanda Minta Keadilan Hukum Kepada Presiden Jokowi 

    Ikuti Kami