Budisatrio Djiwandono Minta Wisatawan yang Menyalakan Petasan di Taman Komodo Ditindak Tegas

    Budisatrio Djiwandono Minta Wisatawan yang Menyalakan Petasan di Taman Komodo Ditindak Tegas
    Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budisatrio Djiwandono saat Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI dengan eselon I KLHK serta Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2022).

    JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budisatrio Djiwandono meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menindak tegas wisatawan yang menyalakan petasan (kembang api) di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Hal tersebut membahayakan dan mencederai aspek pelestarian alam di taman nasional.

    "Ini tentu sangat membahayakan kawasan tersebut beserta spesies di dalamnya. Belum lagi hal itu dilakukan di saat, kalau tidak salah, migrasi kelelawar dari satu pulau ke pulau lain, biasanya di sore hari. Ini kan sangat mencederai tujuan dari pelestarian alam yang ada di situ, ” ujar Budi saat Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI dengan eselon I KLHK serta Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2022).

    Oleh karenanya, politisi Partai Gerindra ini meminta KLHK harus ekstra tegas, bukan hanya perkara edukasi masyarakat saja. "Tapi untuk pelaku seperti ini harus ditindak tegas, tidak cukup dengan minta maaf lalu semua baik-baik saja. Taman Nasional Komodo ini merupakan sebuah area Konservasi yang memiliki tujuan sangat mulia, yakni benteng terakhir kita memproteksi kekayaan alam bangsa Indonesia, " terang Budi. 

    Ia berharap masyarakat Indonesia dan dunia menghargai kawasan konservasi. “Saya tidak bisa menerima kalau ada yang mencederai area ini dengan cara-cara yang tidak bertanggung jawab. Saya mohon tindak tegas dan bagi pelaku operator yang membolehkan juga harus ada sanksi, karena jelas-jelas dilarang, tapi masih dilakukan. Kalau perlu pelaku jangan dikasih masuk lagi ke area taman nasional Komodo, ” tegasnya. 

    Latte espresso steamed milk
    market.biz.id Latte espresso steamed milk
    20% Rp 4.000
    Beli sekarang!

    Adapun dalam rapat itu, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin memandang bahwa tidak bisa hanya wisatawan yang disalahkan seratus persen. Pasalnya selama ini di dalam area Taman Nasional Komodo memang tidak terdapat plang atau tanda khusus sebagai peringatan, dilarang menyalakan petasan atau kembang api. Di sisi lain juga wisatawan tidak tahu apakah ada diperbolehkan menyalakan petasan atau tidak. 

    Senada dengan Budi, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini mengatakan perlunya edukasi kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan baik wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. KLHK pun dinilai harus bertanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat. Namun tentu, kata Anggia, tetap harus ada hukuman yang membuat orang tersebut jera melakukan hal serupa serta menjadi contoh buruk agar orang lain tidak berbuat serupa. (ayu/aha)

    Budisatrio Djiwandono DPR RI KOMISI IV GERINDRA
    Publikjakarta.com

    Publikjakarta.com

    Artikel Sebelumnya

    Guspardi Minta Mendagri Klarifikasi Wacana...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Agung widodo verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 5

    Postingan Tahun ini: 15

    Registered: May 4, 2021

    Lukman Hakim

    Lukman Hakim verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 15

    Registered: Jul 10, 2020

    Wahyudi Arief

    Wahyudi Arief verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Jul 6, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 4

    Registered: Apr 25, 2022

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Tiga Suku Besar di Rendu Butowe Tanggapi Desakan IPW atas Pengakuan Fiksi Theus Bui
    Munas di Blitar, LGP Dorong PDI-Perjuangan Rekomendasi Ganjar-Puan Maju Capres dan Cawapres
    Presiden RI Jokowi: Jangan Ada Tanah Telantar, Tanami Tanaman Pangan
    Saat Launching Buku Loper Koran Jadi Jenderal, Kasad: Keberhasilan Harus Diperjuangkan

    Rekomendasi

    Lawatan Presiden Jokowi ke Luar Negeri Bawa Misi Perdamaian ke Ukraina dan Rusia
    Andi Iwan Darmawan Aras: Perlu Optimalisasi DAS Pangkajene di Tahun 2023
    KPK Nyatakan Berkas Perkara Tersangka Ade Yasin Dkk Lengkap
    Anwar Hafid Berharap Pemerintah Jalankan Putusan MK Terkait Pengisian Pejabat Sementara Kepala Daerah
    Pemberian Gaji Ke 13 Dorong Pemulihan Ekonomi  

    Ikuti Kami